๐ ⋆ ๐ ๐ ๐๐๐ ๐๐พ ๐๐๐ธ๐พ๐๐ ๐บ๐๐๐ ๐๐พ๐๐พ ๐๐ถ๐๐ ๐❁๐ ๐๐ถ๐๐๐, ๐
๐ถ๐น๐ถ๐ฝ๐ถ๐ ๐ถ๐๐๐พ๐๐๐ถ ๐๐ถ๐๐ ๐๐ถ๐
๐พ ๐๐๐๐๐
๐๐๐๐ถ ๐ท๐พ๐๐พ๐ ๐๐๐๐ฉ๐ธ๐พ๐๐. ๐ ๐ ⋆ ๐
‧₊ แตแต ๐ ⋅ ˚✮
1. Pengertian Gerbang Logika
Gerbang Logika adalah komponen dasar pembentuk sistem elektronika digital yang berfungsi untuk mengolah sinyal masukan (input) menjadi sinyal keluaran (output) yang logis.
Dalam sistem digital, gerbang logika bekerja menggunakan prinsip Sistem Bilangan Biner, yaitu sistem angka yang hanya memiliki dua simbol:
Angka 1: Merepresentasikan kondisi Tinggi (High), Benar (True), atau Hidup (On).
Angka 0: Merepresentasikan kondisi Rendah (Low), Salah (False), atau Mati (Off).
2. Jenis Gerbang Logika
- Gerbang AND : Gerbang AND merupakan jenis gerbang logika yang memerlukan dua input atau lebih untuk menghasilkan satu output. Hasil output akan berupa 0 bila semua atau salah satu inputnya merupakan bilangan biner 0. Sebaliknya, jika semua input adalah bilangan biner 1, outputnya pun juga 1.
- Gerbang OR : Jenis kedua adalah gerbang OR, yaitu jenis gerbang logika yang sama seperti gerbang AND, memerlukan dua input untuk menghasilkan satu output. Gerbang OR menghasilkan input 1 bila semua atau salah satu input adalah bilangan biner 1. Sementara itu, output menghasilkan 0 bila inputnya bilangan biner 0.
- Gerbang NOT : Gerbang NOT merupakan jenis gerbang yang berfungsi sebagai pembalik keadaan. Bila input bernilai 1, outputnya bernilai 0. Begitupun sebaliknya, output bernilai 1 bila inputnya bernilai 0.
- Gerbang NAND : Jenis gerbang ini merupakan gabungan gerbang AND dan NOT. Artinya, nilai output gerbang NAND adalah kebalikan dari gerbang AND.
- Gerbang NOR : Gerbang ini menjadi gabungan dari gerbang OR dan NOT. Output yang dihasilkan NOR adalah kebalikan dari gerbang OR.
- Gerbang XOR : Jenis gerbang logika berikutnya adalah XOR yang membutuhkan dua input juga untuk menghasilkan satu output. Dalam jenis gerbang ini, output yang dihasilkan adalah bilangan biner 1 jika kedua inputnya memiliki bilangan yang berbeda. Sementara itu, bila kedua inputnya merupakan bilangan yang sama, hasil outputnya adalah bilangan biner 0.
- Gerbang XNOR : Gerbang terakhir adalah XNOR. Gerbang ini adalah kebalikan dari XNOR. Bila kedua input yang dimasukkan berbeda, outputnya yang dihasilkan bilangan biner 0. Outputnya akan berupa bilangan biner 1 bila kedua input yang dimasukkan sama.
3. Fungsi Gerbang Logika
- Fungsi dari gerbang logika adalah membentuk sirkuit digital yang terintegrasi. Gerbang logika sendiri merupakan logika dasar yang mendorong terjadinya fungsi tersebut.
Secara umum, bilangan biner yang digunakan dalam logic gate atau gerbang logika adalah 0 atau 1. Kedua bilangan biner ini bisa juga diartikan sebagai true atau false.
4. Kesimpulan
- Kesimpulan nya adalah
